SURABAYA, PustakaJC.co – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 untuk jenjang SMA dan SMK memasuki Tahap 2 yang dibuka mulai Rabu (17/6/2026) hingga Kamis (18/6/2026). Pada tahap ini, pendaftaran dibuka melalui jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa setiap jalur memiliki kuota yang telah ditentukan sesuai ketentuan. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu, anak buruh dari keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, hingga afirmasi nilai akademik bagi keluarga kurang mampu.
Untuk jenjang SMK, jalur afirmasi juga tersedia dengan komposisi kuota yang mencakup keluarga tidak mampu, anak buruh, serta penyandang disabilitas. Kebijakan tersebut disiapkan guna memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan khusus.
Selain afirmasi, Tahap 2 juga membuka jalur mutasi yang diperuntukkan bagi anak guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau wali.
Jalur mutasi menjadi salah satu mekanisme yang disediakan pemerintah untuk mengakomodasi mobilitas keluarga tanpa menghambat keberlanjutan pendidikan anak.
Pada tahap yang sama, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga membuka jalur prestasi hasil lomba. Jalur ini terbagi menjadi prestasi akademik dan nonakademik dengan kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.
Melalui jalur tersebut, calon murid yang memiliki capaian prestasi di berbagai bidang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tujuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dinas Pendidikan Jawa Timur menegaskan bahwa pembukaan Tahap 2 dilakukan setelah selesainya proses seleksi Tahap 1 melalui jalur domisili yang telah berlangsung sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 213.066 calon murid mengikuti pendaftaran pada Tahap 1. Dari jumlah tersebut, 54.056 peserta dinyatakan diterima di sekolah negeri.
Rinciannya, sebanyak 40.786 peserta diterima di SMA negeri dan 13.270 peserta diterima di SMK negeri. Jumlah pendaftar pada kedua jenjang tersebut tercatat mencapai lebih dari seratus ribu calon murid.
Aries Agung Paewai mengimbau peserta yang belum berhasil lolos pada tahap sebelumnya untuk tetap optimistis dan melanjutkan proses seleksi melalui jalur yang masih tersedia.
"Masih ada beberapa jalur yang dapat dimanfaatkan calon murid, termasuk jalur prestasi nilai akademik untuk SMA maupun SMK," ujarnya.
Menurut Aries, rangkaian tahapan SPMB dirancang untuk memberikan berbagai alternatif jalur masuk yang dapat disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan prestasi masing-masing calon peserta didik.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan seluruh proses seleksi dilaksanakan secara bertahap, transparan, dan terbuka sesuai ketentuan yang berlaku agar seluruh calon murid memperoleh kesempatan yang adil dalam mengakses pendidikan. (nov)