SURABAYA, PustakaJC.co – Program CERDIG (Cerdas Digital) yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital generasi muda. Sebanyak 100 pelajar Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Jawa Timur dilatih membuat konten video kreatif melalui kelas daring, Jumat, (17/4/2026).
Pelatihan bertajuk “Frame by Frame: Crafting Your Signature Visual – Belajar Bareng Jurus Jitu Bikin Konten” ini menghadirkan narasumber Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Muhajir S. Aziz. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (17/4/2026).
Dalam sesi tersebut, peserta dibekali materi dasar produksi video pendek, mulai dari perencanaan ide, teknik pengambilan gambar, hingga proses editing sederhana yang bisa langsung dipraktikkan.
Kepala Diskominfo Jawa Timur melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Putut Darmawan, menegaskan bahwa konten digital kini memiliki peran strategis di era modern.
“Di era digital, konten bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana komunikasi, edukasi, dan peluang ekonomi. Kami berharap pelajar tidak hanya mampu membuat konten menarik, tetapi juga membawa dampak positif,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, tingkat penetrasi internet pada generasi Z telah mencapai 87,80 persen. Tingginya angka tersebut menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi secara produktif di ruang digital.
Menurutnya, tren konsumsi video yang terus meningkat menjadikan media visual sebagai sarana komunikasi paling efektif saat ini. Karena itu, keterampilan produksi konten video menjadi kompetensi penting bagi pelajar, baik untuk membangun personal branding maupun menciptakan ekosistem digital yang sehat.
“Melalui CERDIG, kami ingin mengarahkan potensi pelajar ke aktivitas yang produktif sekaligus meminimalisir dampak negatif penggunaan media digital yang tidak bijak,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya etika digital. Peserta didorong untuk menjadi kreator yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bertanggung jawab dan mampu menyebarkan pesan inspiratif di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, CERDIG diharapkan terus menjadi wadah pembelajaran yang relevan bagi generasi muda Jawa Timur, sekaligus mencetak kreator-kreator muda yang berdaya saing dan berdampak positif di era digital. (ivan)