Lokakarya ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang frekuensinya terus meningkat akibat perubahan iklim.
LPBI PBNU berharap hasil evaluasi tidak berhenti sebagai dokumentasi, tetapi menjadi dasar penyusunan sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak. (int)