Efisiensi Pelabuhan Tanjung Perak, Waktu Transisi Kapal Dipangkas Jadi Maksimal 2 Jam

wisata | 17 April 2026 19:37

Efisiensi Pelabuhan Tanjung Perak, Waktu Transisi Kapal Dipangkas Jadi Maksimal 2 Jam
PT Terminal Teluk Lamong bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak melakukan sosialiasasi untuk mempercepat layanan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (dok suarasurabaya)
 
SURABAYA, pustakaJC.co – Upaya percepatan layanan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak terus dilakukan. PT Terminal Teluk Lamong bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak meluncurkan program Optimalisasi Pemanfaatan Zona Labuh atau Express Anchorage Zone Service (EAZI). Jum'at, (17/4/2026). 
 
 
“Kami menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan di Tanjung Perak. Kolaborasi ini memastikan setiap tahapan program Optimalisasi Pemanfaatan Zona Labuh 2 atau EAZI berjalan lancar, sehingga menghasilkan efisiensi nyata bagi pelayanan kapal yaitu dengan berkurangnya waktu ship to ship dan Port Stay,” katanya dalam keterangan yang diterima, Demikian dikutip dari suarasurabaya.net, Jum'at, (17/4/2026). 
 
 
Program ini menargetkan pemangkasan waktu tunggu kapal secara signifikan, dari sebelumnya mencapai 6 jam menjadi maksimal hanya 2 jam. Kebijakan tersebut juga diiringi dengan pembaruan sistem operasional, termasuk prosedur pemanduan dan penundaan kapal, sebagai respons atas tingginya lalu lintas di perairan wajib pandu Tanjung Perak.