Emil Dardak Sambut Delegasi Dunia, Jatim Perkuat Peran dalam Kemajuan Teknologi Global

pendidikan | 10 Juni 2026 08:15

Emil Dardak Sambut Delegasi Dunia, Jatim Perkuat Peran dalam Kemajuan Teknologi Global
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menerima cendera mata dari Executive Director COMSATS, Mohammad Nafees Zakaria, usai pembukaan The 26th Meeting of COMSATS Coordinating Council dan International Conference on Emerging Technologies for Sustainable Development di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyambut peserta The 26th Meeting of Commission on Science and Technology for Sustainable Development in the South (COMSATS) Coordinating Council serta International Conference on Emerging Technologies for Sustainable Development di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, (8/6/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Emil menegaskan komitmen Jawa Timur untuk terus mendukung perkembangan sains dan teknologi sebagai pilar penting pembangunan di negara-negara berkembang atau Global South. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Rabu, (10/6/2026).

 

Menurut Emil, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kini tidak lagi hanya didominasi negara-negara maju. Negara-negara berkembang mulai menunjukkan peran yang semakin besar dalam menciptakan inovasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi global.

 

“Global South bukan hanya salah satu bagian dunia. Lebih dari itu, Global South merepresentasikan kekuatan yang sedang tumbuh karena kita melihat bahwa perkembangan sains dan teknologi tidak lagi didominasi oleh negara-negara maju di luar Global South,” ujar Emil.

 

 

Forum internasional tersebut dihadiri delegasi dari berbagai negara, yakni Pakistan, Kazakhstan, China, Sudan, Suriah, Sri Lanka, Jamaika, Nigeria, Tanzania, Bangladesh, Gambia, dan Indonesia. Sejumlah peserta juga mengikuti kegiatan secara daring.

 

Emil menjelaskan, Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan kontribusi ekonomi terbesar di Indonesia berkomitmen mengambil bagian dalam penguatan ekosistem sains dan teknologi dunia.

 

“Kami berkontribusi sekitar seperenam perekonomian Indonesia. Kami bangga dengan komitmen terhadap perkembangan sains dan teknologi, salah satunya melalui kemitraan dengan ITS yang tahun ini menjadi tuan rumah COMSATS Coordinating Council,” katanya.

 

Dalam sambutannya, Emil juga menyoroti perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kini menjadi perhatian dunia. Menurutnya, kemajuan AI menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan yang perlu diantisipasi bersama.

 

Ia menilai teknologi tersebut berpotensi meningkatkan produktivitas dan inovasi, namun di sisi lain juga dapat memengaruhi struktur ketenagakerjaan dan kehidupan sosial masyarakat.

 

“AI telah menjadi sesuatu yang dibicarakan semua orang, tetapi tetap menyimpan banyak misteri. Teknologi ini bisa sangat bernilai, namun juga dapat menimbulkan risiko jika digunakan tanpa antisipasi yang tepat,” ujarnya.

 

 

Selain perkembangan teknologi, Emil mengingatkan bahwa sains tidak bisa dipisahkan dari dinamika sosial dan politik. Ia mencontohkan maraknya penyebaran informasi palsu melalui media sosial yang menjadi tantangan baru di era digital.

 

Meski demikian, ia optimistis tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang apabila masyarakat mampu memperkuat nalar kritis dan literasi digital.

 

“Dengan kehadiran para peneliti dan akademisi yang memikirkan masa depan sains dan teknologi, saya yakin Global South dapat memainkan peran yang semakin penting dalam perkembangan dunia. Ini sangat strategis bagi masa depan bersama,” tuturnya.

 

Emil berharap pertemuan, konferensi, dan berbagai agenda diskusi yang digelar dalam forum COMSATS 2026 dapat melahirkan kolaborasi konkret yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Executive Director COMSATS, Mohammad Nafees Zakaria, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada para delegasi.

 

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan komitmen kuat Jawa Timur terhadap pengembangan sains dan teknologi di tingkat internasional.

 

“Selama lebih dari tiga dekade, COMSATS telah mencapai banyak kemajuan. Namun perjalanan masih panjang. Dengan kontribusi para peneliti dan pusat-pusat teknologi terkemuka dunia, kami optimistis dapat mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan,” kata Mohammad Nafees. (ivan)