SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan seluruh lulusan SD tetap mendapatkan akses pendidikan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Rabu, (20/5/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh Isa, menyebutkan kuota SMP negeri di Surabaya mencapai sekitar 17 ribu kursi. Sementara jumlah total lulusan SD, baik dari sekolah negeri maupun swasta, diperkirakan mencapai 41 ribu siswa.
“Proporsi 17 ribu kuota SMP negeri dari total 41 ribu lulusan SD menghasilkan porsi sekitar 40 persen untuk sekolah negeri dan 60 persen untuk sekolah swasta. Artinya, semua siswa tetap dapat tertampung,” ujarnya. Demikian dikutip dari jawapos.com, Rabu, (20/5/2026).
Menurut Isa, komposisi tersebut menunjukkan sekitar 40 persen lulusan SD akan tertampung di SMP negeri, sedangkan sekitar 60 persen lainnya diproyeksikan melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta.
Ia menegaskan, selama pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan, seluruh anak usia sekolah di Surabaya tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
Isa juga memastikan tidak akan ada anak di Kota Pahlawan yang putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
“Semua siswa tetap akan mendapatkan akses pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta,” tegasnya. (frchn)