Hardiknas 2026, Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas dan Terima Rekor MURI

pendidikan | 08 Mei 2026 19:17

Hardiknas 2026, Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas dan Terima Rekor MURI
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, PustakaJC.co – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur. Peluncuran tersebut berlangsung di Gedung Negara Gedung Negara Grahadi, Senin (4/5).

 

Peresmian ditandai dengan penekanan sirine bersama lima kepala sekolah perwakilan, yakni SMAN 1 Talun Blitar, SMAN 2 Jombang, SMAN 1 Kalianget Sumenep, SMKN 4 Jember, dan SMAN 1 Ngadirejo Pacitan.

 

Khofifah menegaskan, keberadaan Sekolah Berintegritas menjadi langkah strategis membangun lingkungan pendidikan yang berkarakter, berprestasi, dan bebas dari praktik menyimpang. Program ini juga selaras dengan visi Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim melalui misi “Jatim Cerdas”.

 

“Sebanyak 40 SMA dan SMK yang hari ini terpilih menjadi Sekolah Berintegritas memiliki misi mulia untuk mewujudkan SDM Jatim yang semakin unggul dan berdaya saing,” ujar Khofifah.

 

 

Menurutnya, integritas bukan sekadar jargon anti-korupsi, tetapi menyangkut pembentukan karakter mental seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab akademik sejak dini.

 

“Keberadaan sekolah-sekolah ini diproyeksikan menjadi laboratorium karakter bagi siswa agar tidak hanya fasih secara kognitif, tetapi juga kokoh secara moral dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks,” tegasnya.

 

Khofifah optimistis langkah tersebut menjadi investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. Ia menilai generasi muda Jawa Timur harus mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai luhur budaya bangsa.

 

“Jika dari bangku sekolah, kejujuran sudah menjadi budaya, maka ke depan kita akan memiliki pemimpin-pemimpin bangsa yang amanah dan visioner dari Bumi Majapahit,” katanya.

 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa 40 Sekolah Berintegritas tersebut tersebar di 38 kabupaten/kota dan akan menjadi proyek percontohan di Jawa Timur.

 

“Jadi ada yang Kantin Kejujuran, ada juga kelas tanpa penggunaan gadget secara jujur. Mereka akan menjadi pilot project untuk dapat dikembangkan di sekolah-sekolah lainnya di Jawa Timur,” ujarnya.

 

Dalam momen Hardiknas 2026 itu, Khofifah juga menerima dua penghargaan istimewa. Pertama, rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas Gerakan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) serentak dan terbanyak di Indonesia.

 

 

 

Sebanyak 1.572.404 siswa di Jawa Timur tercatat mengikuti gerakan minum tablet tambah darah secara daring di sekolah masing-masing. Program tersebut bertujuan meningkatkan kadar hemoglobin, mencegah anemia, serta mencegah risiko gangguan kesehatan pada masa kehamilan di masa mendatang.

 

Penghargaan kedua berupa pengakuan hak cipta lagu “Jatim Cerdas (Siap Jadi Juara)” ciptaan Khofifah yang resmi tercatat di Kementerian Hukum RI dengan nomor EC002026055585 tertanggal 28 April 2026.

 

Tak hanya itu, peringatan Hardiknas 2026 juga diwarnai penyerahan penghargaan kepada puluhan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional. Mulai dari juara Malaysia Technology Expo 2026, juara 10th World Junior Wushu Championship, hingga para pemenang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional.

 

Acara semakin semarak dengan Pameran Produk Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang diikuti 168 lembaga SMA, SMK, dan SLB dari 24 cabang dinas pendidikan se-Jatim. Selain itu, terdapat pula konvoi 35 kendaraan listrik hasil karya siswa SMK Jawa Timur. (ivan)