SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Kota Surabaya memperluas jangkauan program Bantuan Biaya Perkuliahan pada tahun 2026 dengan menggandeng perguruan tinggi swasta. Jika sebelumnya program ini hanya bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri, kini total 65 kampus telah terlibat, terdiri dari 50 perguruan tinggi negeri dan 15 perguruan tinggi swasta. Jum'at, (17/4/2026).
“Di tahun ini, tahun 2026 ini, kita melebarkan sayap, pemerintah melebarkan sayap melalui perguruan tinggi swasta. Kalau dulu hanya perguruan tinggi negeri saja. Nah, di tahun 2026 ini pemerintah melebarkan sayap, MoU (tanda tangan nota kesepahaman) dengan perguruan tinggi tinggi swasta,” bebernya dalam program Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, demikian dikutip dari suarasurabaya.net, jum'at, (17/4/2026).
Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya dari keluarga kurang mampu. Program yang sebelumnya dikenal sebagai Beasiswa Pemuda Tangguh ini tetap mempertahankan skema bantuan berupa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta uang saku bulanan bagi mahasiswa penerima.