DPRD Jatim Soroti Ketimpangan Pembangunan, Kemiskinan Madura Masih Tinggi

pemerintahan | 12 Mei 2026 19:17

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan Pembangunan, Kemiskinan Madura Masih Tinggi
Khusnul Arif selaku Juru Bicara Pansus LKPJ DPRD Jawa Timur memaparkan laporan rekomendasi Panitia Khusus terkait LKPJ Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Jatim di Surabaya. (dok jatimpos)

 

“Sebanyak 62 persen tenaga kerja Jawa Timur masih bekerja di sektor informal, sementara sektor formal baru mencapai 38 persen,” kata Khusnul Arif.

 

Melalui rekomendasi LKPJ tersebut, DPRD Jatim meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur meningkatkan fokus pembangunan di daerah miskin, memperkuat akses pendidikan, memperluas lapangan kerja formal, hingga mempercepat optimalisasi aset daerah serta pembenahan tata kelola anggaran. (ivan)