Terkait ketersediaan LPG, pemerintah memastikan kondisi stok di Jawa Timur relatif aman. Kenaikan harga di sejumlah wilayah disebut lebih dipengaruhi faktor distribusi, terutama di daerah kepulauan dan wilayah terpencil.
“Pertamina terus menjaga stok LPG tetap aman. Penggunaan LPG 3 kg juga sudah diatur dan dibatasi secara jelas,” ujarnya.
Untuk menjaga ketepatan sasaran, pemerintah telah menyiagakan tim monitoring guna mengawasi distribusi LPG bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh masyarakat yang tidak berhak.
Dengan penguatan sinergi, digitalisasi layanan, serta pengawasan distribusi energi, Pemprov Jatim menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat. (ivan)