SURABAYA, PustakaJC.co — Upaya percepatan transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong pemerintah. Salah satunya melalui kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, yang menyapa langsung ratusan pelaku usaha dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow di Surabaya. Jum'at, (17/4/2026).
“Adopsi teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan ekosistem yang mendukung agar teknologi benar-benar memberikan dampak pada peningkatan produktivitas UMKM,” ujarnya. Demikian dikutip dari jatimnow.com, jum'at, (17/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Jatim Expo tersebut diikuti sekitar 750 pelaku UMKM dari berbagai sektor. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mempercepat adopsi teknologi dalam pengembangan usaha.
Tiar Karbala menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi UMKM saat ini bukan pada kurangnya akses terhadap teknologi, melainkan kesenjangan antara pemahaman dan implementasi di lapangan. Banyak pelaku usaha yang telah mengenal teknologi digital, namun belum mampu mengoptimalkannya karena keterbatasan literasi, pendampingan, hingga akses pembiayaan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah menargetkan sekitar 30 hingga 40 persen peserta mulai mengadopsi berbagai tools digital dalam operasional bisnisnya. Harapannya, penggunaan teknologi dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing usaha.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci dalam mendorong transformasi digital UMKM. Pemerintah berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha, platform digital, hingga lembaga pendukung agar tercipta ekosistem yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, pelaku industri digital turut berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi dalam bisnis. Salah satunya menyoroti pentingnya sistem pencatatan keuangan berbasis digital yang mampu membantu pelaku UMKM memantau arus kas secara real-time dan mengambil keputusan berbasis data.
Sebagai salah satu pusat ekonomi di Jawa Timur, Surabaya memiliki peran strategis dalam pengembangan UMKM. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar, percepatan digitalisasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan AIM ASEAN Roadshow ini tidak hanya menghadirkan diskusi, tetapi juga pelatihan teknis yang dirancang aplikatif agar mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sekaligus membangun jejaring kolaborasi untuk pengembangan usaha ke depan.
Pemerintah daerah pun menyatakan komitmennya dalam mendukung penguatan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku usaha naik kelas dan bersaing di era ekonomi digital. (frchn)