Banjir Rob Berpotensi Terjang Pesisir Surabaya hingga 27 Mei 2026, Warga Diminta Waspada

surabaya | 12 Mei 2026 21:23

Banjir Rob Berpotensi Terjang Pesisir Surabaya hingga 27 Mei 2026, Warga Diminta Waspada
Hilangnya mangrove menjadi salah satu penyebab utama banjir rob yang kerap terjadi di kawasan pesisir. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Wilayah pesisir Surabaya dan sejumlah kawasan pantai di Jawa Timur diperkirakan berpotensi mengalami banjir rob pada periode 11 hingga 27 Mei 2026. Fenomena tersebut dipicu fase bulan baru yang mencapai puncaknya pada 17 Mei 2026 sehingga meningkatkan ketinggian pasang air laut. Selasa, (12/5/2026).

Kondisi pasang maksimum diperkirakan berdampak pada sejumlah kawasan yang selama ini rawan terdampak rob, seperti Kalianak, Greges, Kalimas Baru, Bulak, Kenjeran, hingga kawasan Pantai Timur Surabaya. Genangan diprediksi terjadi terutama pada malam hingga dini hari saat air laut mencapai titik pasang tertinggi. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Selasa, (12/5/2026).

“Fase bulan baru pada 17 Mei 2026 berpotensi meningkatkan pasang maksimum air laut sehingga masyarakat di wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir rob,” demikian peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Belajar dari kejadian sebelumnya, banjir rob tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur, menghambat distribusi logistik, hingga memicu persoalan kesehatan akibat lingkungan yang lembap dan tercemar air laut.

Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diimbau melakukan langkah antisipasi, seperti meninggikan barang berharga, membersihkan saluran drainase, serta rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait.

Selain itu, nelayan dan pelaku usaha di sektor pesisir diminta lebih berhati-hati terhadap perubahan pasang surut air laut yang dapat memengaruhi aktivitas melaut maupun tambak.

Pemerintah daerah juga diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dengan memastikan pompa air berfungsi optimal, memantau kondisi tanggul, serta menyiapkan langkah penanganan cepat apabila genangan meluas.

Dengan potensi banjir rob yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Mei 2026, kewaspadaan dan kesiapan seluruh pihak dinilai penting untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan di kawasan pesisir Surabaya dan sekitarnya. (frchn)