SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya memperkuat strategi layanan kesehatan dengan menghadirkan sistem terintegrasi berbasis rekam medis elektronik melalui konsep “Satu Data Satu Peta”. Langkah ini difokuskan untuk meningkatkan deteksi dini sekaligus pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Sabtu (25/4/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menjelaskan bahwa pengumpulan data dilakukan secara masif melalui 63 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota. Data tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar kesehatan warga dan langsung dimasukkan ke dalam sistem digital terbaru.
“Dinas Kesehatan melalui 63 puskesmas berjalan bersama. Kita turun ke seluruh wilayah kerja di Kota Surabaya untuk mengambil data,” ujarnya, seperti dikutip dari surabaya.jawapos.com, Sabtu (25/4/2026).
Terkait
2 bulan yang lalu
Surabaya Menghidupkan Nilai Kartini Lewat Seni dan Pendidikan Anak
2 minggu yang lalu
Surabaya Raih WTP ke-14 Berturut-turut, Armuji Tekankan Integritas ASN
1 bulan yang lalu
Eri Cahyadi Tegaskan Pasar Tanjungsari Wajib Patuhi Jam Operasional