Viaduk Gubeng Surabaya, Saksi Sejarah yang Tetap Kokoh Berdiri Sejak 1915

wisata | 15 Mei 2026 19:28

Viaduk Gubeng Surabaya, Saksi Sejarah yang Tetap Kokoh Berdiri Sejak 1915
SEJARAH: Viaduk Gubeng menjadi salah satu bangunan bersejarah di Surabaya yang masih berdiri kokoh hingga kini. (dok Radar Surabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Viaduk Gubeng menjadi salah satu bangunan bersejarah yang tetap bertahan di tengah pesatnya perkembangan Kota Surabaya. Dibangun pada 1915, viaduk ini menghubungkan kawasan Gubeng bagian timur dan barat sekaligus menjadi saksi perjalanan transportasi dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Jumat (15/5/2026).

Sebelum viaduk dibangun, masyarakat hanya menggunakan jalan setapak untuk melintas. Namun setelah jalur rel kereta api dibuat pada masa kolonial, akses tersebut terputus sehingga pemerintah Hindia Belanda membangun viaduk demi menjaga keselamatan warga dan kelancaran perjalanan kereta api.

Pegiat sejarah Surabaya, Nur Setiawan, menjelaskan pembangunan viaduk dilatarbelakangi kebutuhan akan keamanan transportasi masyarakat pada masa itu.

“Waktu itu pemerintah sangat mementingkan keselamatan masyarakat dan juga untuk transportasi darat,” ujarnya, dikutip dari Radar Surabaya, Jumat (15/5/2026).

Di sisi barat viaduk, angka 1915 masih terlihat jelas sebagai penanda tahun pembangunan. Meski telah berusia lebih dari satu abad, struktur bangunan tersebut tetap kokoh dan masih digunakan hingga sekarang.

Selain berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, Viaduk Gubeng juga memiliki nilai historis tinggi. Pada peristiwa Pertempuran 10 November, kawasan ini menjadi salah satu titik strategis pertahanan arek-arek Suroboyo dalam menghadapi pasukan Sekutu.

Letaknya yang lebih tinggi memberikan keuntungan bagi para pejuang untuk mengawasi pergerakan musuh. Bahkan, bekas lubang peluru yang masih terlihat di pagar viaduk menjadi bukti dahsyatnya pertempuran yang pernah terjadi di lokasi tersebut.

Menurut Nur Setiawan, jejak peluru itu mempertegas peran penting Viaduk Gubeng dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Hingga kini, Viaduk Gubeng tetap berdiri sebagai saksi bisu semangat heroik warga Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya. (frchn)