GRESIK, PustakaJC.co – Momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan ribuan warga untuk melakukan wisata religi di Kabupaten Gresik. Sejumlah makam wali, terutama Makam Sunan Gresik (Syekh Maulana Malik Ibrahim) dan Makam Sunan Giri, dipadati peziarah sejak beberapa hari terakhir.
Arus kunjungan terlihat meningkat signifikan. Antrean peziarah mengular, sementara bus pariwisata tampak berjajar di sekitar kawasan makam. Pengunjung datang tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari luar pulau seperti Sumatra, Bali, hingga Lombok. Dilansir dari gresiksatu.com, Sabtu, (27/12/2025).
Pegawai Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Abdul Wahhab, menyebut lonjakan peziarah mulai terasa sejak menjelang Natal dan terus berlanjut hingga akhir tahun.
“Rata-rata pengunjung hampir mencapai 10.000 orang per hari selama libur Nataru. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding hari biasa,” ujarnya, Jumat, (26/12/2025).
Ia menambahkan, pengelola telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pengaturan arus peziarah, peningkatan kebersihan area makam, hingga koordinasi dengan petugas keamanan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan.
Ramainya kunjungan wisata religi ini juga berdampak positif bagi perekonomian warga sekitar, khususnya pelaku UMKM, pedagang makanan, penjual cenderamata, serta jasa transportasi lokal.
“Kami berharap momen ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata religi,” kata Abdul Wahhab.
Sementara itu, Ahmad, peziarah asal Lampung Timur, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk mengisi libur akhir tahun dengan kegiatan bernuansa religius.
“Kami ingin anak-anak mengenal langsung makam para Wali Songo dan memahami perjuangan mereka dalam menyebarkan Islam,” ujarnya.
Menurutnya, wisata religi tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga media edukasi sejarah dan pembentukan akhlak bagi anak-anak.
“Semoga dengan berziarah, keluarga kami mendapat keberkahan, anak-anak semakin semangat belajar, dan selalu diberi ridho Allah SWT,” pungkas peziarah asal Lampung Timur itu. (ivan)