Bekali 6.125 Siswa SMA-SMK Bisnis Digital, ZEP Soroti Pemanfaatan AI secara Etis

pendidikan | 24 September 2026 07:07

Bekali 6.125 Siswa SMA-SMK Bisnis Digital, ZEP Soroti Pemanfaatan AI secara Etis
Siswa SMA 16 Surabaya mendapat pembekalan keterampilan kewirausahaan dan bisnis digital untuk menghadapi perubahan dunia usaha di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI). (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Sebanyak 6.125 siswa SMA dan SMK di Jawa Timur mengikuti pembekalan kewirausahaan dan bisnis digital melalui Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) untuk tahun ajaran 2026–2027. Program ini dirancang guna menyiapkan generasi muda menghadapi dinamika dunia usaha di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

 

Dalam program tersebut, para peserta tidak hanya diajarkan teori kewirausahaan, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan dan pengelolaan usaha mandiri (student company). Materi yang diberikan berfokus pada pemanfaatan AI untuk eksplorasi ide bisnis, riset pasar sederhana, hingga penyusunan materi promosi. Dilansir dari jawapos.com, Kamis, (24/9/2026).

 

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia (PJI), Utami Anita Herawati, menjelaskan bahwa praktik bisnis secara langsung menjadi medium efektif bagi siswa untuk mengasah keterampilan masa depan dan membangun pola pikir wirausaha.

 

"Pengalaman membangun usaha secara langsung membantu siswa mengubah kreativitas dan potensi di sekitar mereka menjadi peluang yang bernilai," ujar Utami di Surabaya, Rabu (23/9).

 

 

Utami menekankan, penggunaan teknologi AI dalam program ini dibarengi dengan edukasi etika dan integritas. Siswa didorong untuk memanfaatkan AI secara kritis tanpa mengesampingkan sisi kreativitas murni manusia.

 

Hal senada disampaikan Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara. Menurutnya, adaptabilitas terhadap perkembangan teknologi dan literasi keuangan menjadi modal vital bagi generasi muda saat memasuki dunia kerja maupun usaha.

 

"Kami ingin membekali generasi muda dengan pengalaman nyata untuk membaca peluang, memanfaatkan teknologi secara bijak, dan mengambil keputusan finansial yang tepat," kata Edhi.

 

Selain pendampingan dari guru dan mentor PJI, para siswa juga mendapat arahan langsung dari praktisi serta karyawan Zurich Indonesia. Pada pelaksanaan tahun ini, program ZEP turut mendorong para siswa untuk mengangkat potensi ekonomi lokal, budaya, dan sumber daya sekitar sebagai nilai tambah produk yang mereka kembangkan. (ivan)