JAKARTA, PustakaJC.co – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menambah 50 mata pelajaran (mapel) program keahlian vokasi dalam penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMK/MAK tahun 2026.
Dengan penambahan tersebut, total mata pelajaran pilihan yang tersedia bagi peserta TKA SMK/MAK kini mencapai 69 mapel. Kebijakan ini dilakukan untuk mengakomodasi keragaman minat, bakat, serta aspirasi karier maupun pendidikan lanjutan para siswa SMK. Dilansir dari Suarasurabaya.net, Sabtu, (30/5/2026).
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan penambahan mata pelajaran pilihan vokasi menjadi langkah strategis dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta didik.
“Untuk tahun ini, kami menambah 50 mata pelajaran pilihan vokasi khusus untuk TKA SMK/MAK,” ujar Toni di Jakarta, Jumat, (29/5/2026).
Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan kebijakan tersebut diharapkan mampu mengakomodasi keragaman bakat dan minat siswa yang akan mendukung pengembangan karier profesional maupun studi lanjutan.
“Harapannya bisa lebih mengakomodasi keragaman bakat dan minat murid-murid, termasuk keragaman aspirasi karier maupun aspirasi melanjutkan studi,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, peserta TKA SMK/MAK diwajibkan mengikuti tiga mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Selain itu, siswa dapat memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan bidang keahlian masing-masing.
Untuk mata pelajaran Matematika, Kemendikdasmen juga menyediakan tiga konteks soal berbeda. Konteks pertama diperuntukkan bagi peserta dari rumpun teknik, rekayasa, dan kesehatan. Konteks kedua ditujukan untuk rumpun akuntansi, bisnis, manajemen, dan ekonomi.
Sementara konteks ketiga disiapkan bagi peserta dari rumpun seni, pariwisata, dan pekerjaan sosial.
Adapun sejumlah mata pelajaran pilihan yang dapat dipilih peserta antara lain ekonomi, sosiologi, geografi, sejarah, projek atau produk kreatif, serta kewirausahaan. Selain itu tersedia pula berbagai pilihan bahasa asing seperti Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, dan Bahasa Arab.
Penambahan mata pelajaran ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi siswa SMK/MAK dalam menunjukkan kompetensi akademik sesuai bidang keahlian dan rencana masa depan mereka. (ivan)