Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkot Surabaya untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelestarian budaya lokal.
Ia menjelaskan, pelestarian bahasa Jawa di Surabaya kini tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran formal di kelas, tetapi juga dikembangkan menjadi budaya keseharian di lingkungan sekolah melalui program Kemis Mlipis.
Dalam program tersebut, siswa, guru, hingga tenaga pendidik dibiasakan menggunakan bahasa Jawa selama satu hari penuh setiap Kamis. Menariknya, pelaksanaan program juga dikemas secara kreatif melalui berbagai konten media sosial sekolah agar lebih dekat dengan kehidupan pelajar masa kini.