90 Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Belajar Daring Usai Gedung Sekolah Disegel

pendidikan | 16 Mei 2026 19:58

90 Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Belajar Daring Usai Gedung Sekolah Disegel
Lahan sekolah yang tengah bersengketa membuat puluhan siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan harus mengikuti pembelajaran secara daring. (dok)

Menurut Mahfud, yayasan masih berupaya melakukan mediasi dengan Arofatin Nisa’, mantan bendahara sekaligus mantan ketua yayasan, yang mengklaim sebagai pemilik lahan sekolah.

Ia menjelaskan, lahan seluas sekitar setengah hektare tersebut awalnya merupakan hibah dari H. Muzakki kepada Yayasan Kunci Ilmu. Namun, sertifikat yang sebelumnya atas nama H. Tohir disebut berubah menjadi atas nama Arofatin Nisa’ pada 2014 tanpa sepengetahuan pihak yayasan.

“Seharusnya sertifikat itu atas nama yayasan, bukan perorangan,” kata Mahfud.

Pihak sekolah mengaku telah berupaya meminta agar akses ke gedung kembali dibuka, namun hingga kini belum mendapat persetujuan.