Surabaya Tekan Risiko Krisis Mental Mahasiswa, Unesa Dorong Literasi lewat Diskusi Buku Psikologi Rahmat Sudrajat

pendidikan | 06 Mei 2026 21:24

Surabaya Tekan Risiko Krisis Mental Mahasiswa, Unesa Dorong Literasi lewat Diskusi Buku Psikologi Rahmat Sudrajat
Mahasiswa Unesa mengikuti kegiatan bedah buku psikologi sebagai upaya pencegahan krisis mental. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Upaya mencegah krisis mental di kalangan mahasiswa terus diperkuat Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui pendekatan literasi yang inovatif dan partisipatif. 

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan bedah buku psikologi yang diinisiasi Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC) di bawah Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis.

“Tidak hanya membaca, tetapi juga diajak merefleksikan isi buku dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu peserta, dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Joglo Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Kampus 2 Lidah Wetan, dengan suasana asri dan kondusif untuk mendukung proses refleksi diri para peserta.

Berbeda dari bedah buku pada umumnya, metode yang diterapkan menggabungkan sesi membaca mandiri dengan refleksi mendalam. Dalam kegiatan ini, peserta mengulas buku populer berjudul Control Your Expectation yang menyoroti pentingnya mengelola ekspektasi dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga kesehatan mental.

Salah satu peserta, Farida, menilai kegiatan ini memberikan pengalaman yang lebih bermakna dibandingkan sekadar membaca buku.

Format interaktif menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini. Peserta diberikan waktu sekitar 45 menit untuk membaca buku psikologi, baik fiksi maupun nonfiksi, sebelum memasuki sesi diskusi.

Dalam forum tersebut, peserta mempresentasikan ringkasan isi buku, latar belakang penulis, serta manfaat praktis yang dapat diterapkan dalam menjaga kesehatan mental.

Interaksi antarpeserta juga memperkaya perspektif. Melalui sesi berbagi, mahasiswa memperoleh sudut pandang baru dari berbagai referensi yang dibaca oleh peserta lainnya.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan literasi sekaligus memperkuat pemahaman psikologis mahasiswa sebagai bagian dari upaya mitigasi krisis mental di lingkungan kampus.

Melihat respons positif dari peserta, pihak penyelenggara berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin yang digelar dua kali setiap bulan.

Dengan pendekatan literasi yang interaktif, Unesa berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tekanan akademik maupun sosial secara sehat dan produktif. (frchn)