Capaian tersebut bahkan melampaui rata-rata nasional yang berada pada angka 3,05 persen. Kondisi itu memperlihatkan efektivitas kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengurangi angka kemiskinan.
Keberhasilan Jawa Timur mendapat apresiasi dari Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo. Menurutnya, Jawa Timur layak menjadi salah satu daerah rujukan dalam pelaksanaan program prioritas nasional.
"Dari Jawa Timur banyak hal yang bisa dipelajari. Forum seperti ini memungkinkan daerah saling belajar dan berbagi pengalaman dalam menjalankan program-program prioritas nasional," ujar Yusharto.