Desa Wisata Jatim Diakui Nasional, Disbudpar Ungkap Peran Kunci di Balik Kesuksesan

pemerintahan | 23 April 2026 15:53

Desa Wisata Jatim Diakui Nasional, Disbudpar Ungkap Peran Kunci di Balik Kesuksesan
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, bersama Tim Bidang Kebudayaan menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Kebudayaan Jawa Timur” yang melibatkan tokoh lintas disiplin ilmu. (Dok. IG @disbudparjatimprov)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pengakuan dari Ni Luh Puspa yang menyebut desa wisata di Jawa Timur sebagai contoh sukses penggerak ekonomi masyarakat, bukan sekadar pujian. Di balik itu, ada kerja panjang yang dikawal serius oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur.

 

Pengakuan tersebut juga diperkuat dengan penghargaan yang diterima Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dengan disaksikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, menyerahkan penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026 kepada Emil Elestianto Dardak di Jakarta, Selasa, (21/4/2026).

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

 

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Kemenpar dalam mendampingi pemda untuk menguatkan desa wisata. Saat ini Jawa Timur memiliki 734 desa wisata yang mampu menggerakkan perekonomian desa dengan menciptakan multiplier effect,” ujar Evy saat di wawancarai Jurnalis PustakaJC.co, Kamis, (23/4/2026).