SURABAYA, PustakaJC.co – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) mendesak pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai menimbulkan berbagai persoalan dalam pelaksanaannya.
Ketua BEM Unair Rizqi Senja mengatakan, sejak awal program MBG dinilai memiliki potensi masalah baik dari sisi konsep maupun implementasi. Menurutnya, program tersebut rentan dipolitisasi dan memunculkan sejumlah persoalan di lapangan. Dilansir dari suarasurabaya.net, Selasa, (9/6/2026).
“Karena kami memandang, dari awal MBG secara konseptual dan implementasi merupakan program yang berpotensi rawan dipolitisasi. Karena itu kami mendesak agar MBG dihentikan,” ujar Rizqi, Senin, (8/6/2026).
Ia menyoroti sejumlah masalah yang muncul selama program berjalan, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga kasus keracunan yang menimpa para siswa penerima manfaat.