Jatim Dorong Industri Kayu Berbasis Kelestarian Hutan, Ekspor Tembus Rp2,5 Miliar Dolar AS

pemerintahan | 05 Juni 2026 08:16

Jatim Dorong Industri Kayu Berbasis Kelestarian Hutan, Ekspor Tembus Rp2,5 Miliar Dolar AS
Staf Ahli Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kementerian Perindustrian Andi Rizaldi (keempat dari kanan) bersama Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Jumadi (kedua dari kanan) dan Ketua Umum DPP HIMKI Abdul Sobur (ketiga dari kiri) saat melakukan peninjauan pameran Indowood Expo 2026 di Surabaya. (dok antara)

 

Ekosistem industri tersebut ditopang oleh pasokan kayu hutan rakyat sekitar 3,5 hingga 4 juta meter kubik per tahun, program perhutanan sosial, tenaga kerja terampil, hingga jaringan ekspor global yang sudah terbentuk kuat. Nilai ekspor produk hasil hutan dan industri kayu Jatim pun disebut mencapai sekitar 2,5 miliar dolar Amerika Serikat.

 

Untuk memperkuat sektor ini, Dinas Kehutanan Jawa Timur mendorong empat agenda strategis, yakni penguatan hilirisasi hasil hutan, pengelolaan hutan berkelanjutan, perluasan akses pasar global melalui sertifikasi dan inovasi, serta percepatan ekonomi hijau.

 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan Rakyat (SIPUHH-R) guna memperkuat ketelusuran kayu dan sertifikasi keberlanjutan.

 

Di sisi lain, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menilai penguatan sektor hulu melalui teknologi dan mesin industri menjadi kunci peningkatan ekspor.

 

“Pada akhirnya nilai ekspor akan bertambah, tetapi itu sulit dicapai jika kita tidak memperkuat industri hulunya, yaitu machinery dan teknologi,” katanya.