SURABAYA, PustakaJC.co – Universitas Surabaya menyiapkan AI Center sebagai pusat riset dan pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) guna mendukung peningkatan layanan kesehatan di Jawa Timur.
Pengembangan AI Center tersebut dibahas dalam audiensi antara Rektor Ubaya, Benny Lianto dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, (22/5/2026).
Khofifah menyambut positif langkah Ubaya dalam mengembangkan teknologi AI, khususnya untuk mendukung sektor kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (25/5/2026).
“Semangat ini harus terus dilakukan. AI harus terus dikembangkan dan digunakan supaya semakin cerdas,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Benny Lianto mengatakan AI Center diproyeksikan menjadi pusat riset unggulan di Jawa Timur yang mampu menghasilkan inovasi berbasis AI yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“AI Center ini semacam pusat riset unggulan yang kami upayakan menjadi pusat pengembangan AI di Jawa Timur sesuai harapan Ibu Gubernur untuk membawa Jawa Timur menjadi provinsi terdepan dalam pengembangan AI,” katanya.
Menurutnya, pengembangan AI di Ubaya kini tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan nyata di lapangan, terutama di bidang kesehatan.
Beberapa riset yang tengah dikembangkan di antaranya teknologi implan gigi hingga aplikasi AI untuk membantu diagnosis penyakit. Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan yakni aplikasi berbasis AI untuk mendeteksi kanker kulit.
Pengembangan AI kesehatan di Ubaya juga didukung ekosistem yang lengkap, mulai dari Fakultas Kedokteran, rumah sakit milik kampus, hingga peluang kolaborasi dengan berbagai institusi kesehatan termasuk RSUD Dr. Soetomo.
Selain memperkuat riset internal, Ubaya terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak di dalam maupun luar negeri agar hasil penelitian dapat langsung diterapkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kesehatan di Jawa Timur.
“Harapannya banyak riset yang bisa dilaksanakan dengan memanfaatkan AI Center di Gedung Fakultas Teknik Ubaya,” pungkas Benny. (ivan)