SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Kesehatan Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus setelah ditemukan satu kasus terkonfirmasi di Jawa Timur pada Januari 2026. Penguatan deteksi dini kini dilakukan di sejumlah rumah sakit rujukan dan fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Erwin Ashta Triyono, mengatakan pasien yang sebelumnya terpapar Hantavirus telah dinyatakan sembuh setelah menjalani penanganan medis. Dilansir dari jawapos.com, Sabtu, (16/5/2026).
“Hantavirus adalah penyakit zoonosis yang penularannya berkaitan erat dengan paparan tikus atau rodensia. Karena itu, pencegahan utama adalah menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Erwin di Surabaya, Jumat (15/5).