SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat ekonomi berbasis pesantren melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur 2026 yang digelar di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Selasa, (21/4/2026).
Plt. Asisten Administrasi Umum Setdap Provinsi Jatim, Akhmad Jazuli, mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan rakor ini memiliki peran strategis. Menurutnya, Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah pesantren terbesar memiliki kekuatan besar dalam mendorong ekonomi syariah nasional. Dilansir dari memotimur.id, Kamis, (23/4/2026).
“Pesantren perlu dibekali kewirausahaan dan keterampilan. Program OPOP ini sangat penting, dan rakor ini diharapkan menghasilkan langkah konkret yang mudah diterapkan,” ujarnya.