Prabowo Tegaskan Iptek Jadi Senjata Perjuangan Bangsa dalam Konvensi Sains dan Industri KSTI 2025

pemerintahan | 08 Agustus 2025 05:44

Prabowo Tegaskan Iptek Jadi Senjata Perjuangan Bangsa dalam Konvensi Sains dan Industri KSTI 2025
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sains dan teknologi sebagai kunci menuju Indonesia Emas 2045. Dalam pidato utama di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2025 di ITB, ia menyerukan sinergi riset, industri, dan kebijakan untuk kemajuan bangsa. (dok setkab)

Brian juga menyebut bahwa Prabowo menjadi Presiden aktif kedua yang mengunjungi ITB setelah Presiden Soekarno. “Ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah nyata menyusun peta jalan riset dan inovasi nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membangun SDM unggul,” lanjutnya.

Fakta Menarik KSTI 2025:

•Dihadiri 1.066 peneliti dengan produktivitas tinggi (indeks >15 poin)

•401 rektor dan wakil rektor PTN-PTS se-Indonesia

•26 diaspora, 171 mahasiswa doktoral, 150 guru besar ITB

•Perwakilan dari 18 kementerian/lembaga, 15 BUMN Danantara, dan 54 industri mitra riset

Menampilkan lebih dari 400 riset unggulan dari perguruan tinggi seluruh Indonesia Selain diskusi, konvensi ini juga menjadi ajang temu riset dan industri serta perumusan peta jalan riset dan inovasi nasional.