JAKARTA, PustakaJC.co – Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai antisipasi terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya langkah proaktif serta efisiensi dalam pengelolaan sumber daya nasional. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (24/3/2026).
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, efisiensi dilakukan melalui pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan mobilitas dinas.
“Langkah-langkah yang disiapkan mencakup pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas,” ujar Rico dalam keterangan resmi, Senin (23/3).