Cuma Modal Cuka Dapur! Trik Mengepel Lantai Ini Bikin Rumah Bersih, Kesat, dan Wangi Tahan Lama

gaya hidup | 17 Juni 2026 08:17

Cuma Modal Cuka Dapur! Trik Mengepel Lantai Ini Bikin Rumah Bersih, Kesat, dan Wangi Tahan Lama
Dok blilio

SURABAYA, PustakaJC.co - Siapa sangka bahan dapur yang biasanya digunakan untuk memasak ternyata bisa menjadi senjata ampuh menjaga kebersihan rumah. Cuka dapur disebut mampu membuat lantai lebih bersih, kesat, dan wangi lebih lama saat digunakan sebagai campuran air pel.

 

Banyak orang rutin menyapu dan mengepel lantai setiap hari. Namun, tidak sedikit yang mengeluhkan lantai tetap terasa licin, cepat berdebu, bahkan menimbulkan bau kurang sedap setelah dipel.

 

Kondisi tersebut umumnya disebabkan kain pel yang kurang bersih atau penggunaan campuran cairan pembersih yang kurang tepat.

 

 

Selama ini sebagian masyarakat memilih mencampurkan sabun cuci piring dengan cairan pembersih lantai agar hasil pel lebih kesat. Namun ternyata ada alternatif lain yang lebih sederhana, yakni menggunakan cuka dapur.

 

Trik tersebut dibagikan oleh kanal YouTube BABY OFFICIAL yang memperlihatkan cara mengepel lantai menggunakan campuran air panas, cairan pembersih lantai, dan cuka masak.

 

Menurutnya, kandungan asam pada cuka mampu membantu mengangkat noda membandel sekaligus membuat permukaan lantai terasa lebih kesat dan bersih.

 

"Cuka juga cocok digunakan pada lantai dapur yang sering terkena minyak dan kotoran," ungkapnya.

 

 

Cara penggunaannya pun cukup mudah. Pertama, siapkan air panas yang baru mendidih dan tuangkan ke dalam ember.

 

Setelah itu tambahkan cairan pembersih lantai secukupnya lalu campurkan cuka dapur. Aduk hingga semua bahan tercampur rata menggunakan kain pel.

 

Selanjutnya, celupkan kain pel ke dalam larutan tersebut dan gunakan untuk membersihkan seluruh permukaan lantai rumah.

 

Setelah selesai mengepel, biarkan lantai mengering secara alami tanpa perlu dibilas kembali.

 

 

Pemilik akun YouTube tersebut mengaku hasil lantai yang dipel menggunakan campuran cuka dan air panas terasa lebih kesat dan tidak mudah berdebu.

 

"Biasanya sehari habis dipel sudah terasa berdebu lagi. Tapi setelah pakai air panas dan ditambah cuka, hasilnya lebih kesat dan tahan lama," ujarnya.

 

Selain membantu membersihkan noda, kombinasi air panas dan cuka juga mampu mengurangi bau tidak sedap pada lantai serta memberikan sensasi segar lebih lama di dalam rumah.

 

 

Meski demikian, penggunaan cuka tidak disarankan untuk semua jenis lantai. Lantai berbahan marmer, granit tertentu, atau kayu berlapis vernis sebaiknya tidak dibersihkan menggunakan cuka karena sifat asamnya berpotensi merusak permukaan dalam jangka panjang.

 

Sebaliknya, lantai keramik dan beberapa jenis lantai tahan asam relatif aman menggunakan campuran tersebut.

 

Dengan bahan yang mudah ditemukan dan biaya yang murah, trik sederhana ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menjaga lantai rumah tetap bersih, kesat, dan nyaman dipandang setiap hari. (int)