Hal ini juga mengakibatkan efek domino yang berimbas pada lulusan SMA/K karena lahan pekerjaan mereka harus dimasuki oleh banyaknya sarjana dan diploma. Biasanya ketika mendaftar, lulusan perguruan tinggi hanya melampirkan ijazah SMA, hal ini dilakukan untuk menyembunyikan latar belakang pendidikan agar tidak overqualified.
Fenomena yang terjadi membuat sebagian freshgraduate merasa overthinking. Hal ini akan-bertambah-tambah ketika melakukan perbandingan sosial dengan teman yang sudah lebih dahulu mencapai keberhasilan. Tidak berhenti sampai di situ, pada beberapa keluarga seorang freshgrduate perlu berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai kejelasan karier.
Segala kondisi yang terjadi memang tidak sesuai ekspektasi dan keinginan. Ketika sudah melakukan segalanya, tetapi belum mencapai hasil yang diharapkan, pahami bahwa hal terebut merupakan faktor eksternal yang tidak dapat kita ubah.
Meskipun begitu, bukan berarti menghentikan perjuangan. Kesempatan akan datang dan pergi. Pastikan ketika kesempatan di saat yang tidak terduga, kita telah siap. Bayangan usia 25 sebagai batas maksmal usia di lowongan kerja memang membangun persepsi bahwa pada usia tersebutlah batas akhir pejuangan.