SURABAYA, PustakaJC.co - Tahu menjadi salah satu bahan makanan favorit masyarakat Indonesia karena harganya yang terjangkau, bergizi, dan mudah diolah. Kendati demikian, bahan pangan bertekstur lembut ini tergolong cepat basi jika tidak disimpan dengan benar.
Rata-rata tahu dalam kemasan tertutup hanya mampu bertahan sekitar 3 hingga 5 hari setelah dibeli. Namun, dengan teknik penyimpanan yang tepat, masa simpan tahu mentah bahkan dapat diperpanjang hingga berbulan-bulan. Dilansir dari kompas.com, Kamis, (24/9/2026).
Berikut beberapa cara menyimpan tahu agar tetap segar dan tahan lama berdasarkan tingkat ketahanannya:
1. Penyimpanan di Kulkas (Bertahan hingga 1 Minggu) Untuk penyimpanan jangka pendek, tahu dapat ditaruh di dalam lemari es biasa menggunakan larutan air.
- Pindahkan tahu dari kemasan aslinya ke dalam wadah kedap udara.
- Tuangkan air dingin hingga seluruh permukaan tahu terendam sempurna.
- Tutup rapat wadah dan simpan di kulkas.
- Pastikan untuk mengganti air rendaman setiap hari agar tahu tetap lembap dan tidak cepat berbau asam.
2. Penyimpanan Tahu Matang (Bertahan hingga 5 Hari) Bagi tahu yang sudah dimasak namun masih tersisa, simpan dalam wadah tertutup rapat di dalam kulkas. Tahu matang umumnya dapat bertahan hingga 5 hari tergantung bahan campuran dan cara pengolahannya. Jika muncul aroma asam atau bau tidak sedap, segera buang tahu tersebut.
3. Pembekuan di Freezer (Bertahan hingga 5 Bulan) Memproses tahu di dalam freezer menjadi pilihan terbaik jika ingin menyimpan dalam jangka panjang. Jenis tahu bertekstur padat (firm atau extra firm) paling disarankan karena dapat mempertahankan tekstur serta cita rasanya setelah dicairkan.
Langkah pembekuannya meliputi:
- Keringkan permukaan tahu menggunakan tisu dapur untuk mengurangi kadar air berlebih.
- Potong sesuai kebutuhan atau biarkan utuh, lalu tata di atas loyang dan bekukan semalaman.
- Pindahkan tahu yang sudah membeku ke dalam wadah kedap udara atau kantong khusus freezer.
Saat hendak diolah, tahu beku cukup dipindahkan ke area kulkas biasa semalaman agar mencair perlahan. Proses pencairan yang lebih cepat juga dapat dilakukan dengan merendamnya dalam air dingin selama beberapa menit sebelum dikeringkan dan dimasak. (ivan)