Tak hanya itu, kandungan antioksidan dalam kopi juga berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kerusakan sel yang berlangsung dalam jangka panjang diketahui menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan munculnya berbagai jenis kanker.
Sejumlah studi juga menemukan bahwa konsumsi kopi dapat membantu menekan peradangan kronis dalam tubuh. Kondisi peradangan yang berlangsung terus-menerus selama bertahun-tahun sering dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker.
Sementara itu, kandungan kafein dalam kopi turut berkontribusi meningkatkan metabolisme tubuh, membantu pembakaran energi, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Faktor-faktor tersebut secara tidak langsung mendukung kesehatan metabolik yang lebih baik.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang kuat yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur menyebabkan peningkatan risiko kanker tiroid.