JMSI Jatim Periode Baru Resmi Dilantik, Dorong Media Siber Profesional dan Terpercaya

komunitas | 11 Juni 2026 07:42

JMSI Jatim Periode Baru Resmi Dilantik, Dorong Media Siber Profesional dan Terpercaya
Prosesi pelantikan Pengurus JMSI Jawa Timur periode 2025–2030 dalam rangkaian FGD “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik” di Surabaya, Rabu, (10/6/2026).  (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur periode 2025–2030 resmi dilantik dalam rangkaian Forum Group Discussion (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik” di Surabaya, Rabu, (10/6/2026).

 

Pelantikan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia Teguh Santosa, Wakil Ketua Umum JMSI Eko Pamuji, unsur Dewan Pers, akademisi, Forkopimda, TNI-Polri, pimpinan BUMN dan BUMD, serta insan pers dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Kamis, (11/6/2026).

 

Dalam sambutannya, Sherlita menegaskan media siber memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Menurutnya, derasnya arus informasi saat ini menghadirkan tantangan serius berupa penyebaran hoaks dan misinformasi yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.

 

Karena itu, media siber dituntut tidak hanya mengutamakan kecepatan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjunjung tinggi akurasi, profesionalisme, dan etika jurnalistik.

 

“Media siber tidak cukup hanya cepat. Media harus akurat, profesional, dan menjadi rujukan informasi yang terpercaya. Di tengah maraknya hoaks dan misinformasi, media memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat serta menghadirkan informasi yang mencerdaskan, khususnya bagi generasi muda,” ujar Sherlita.

 

 

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendukung penguatan ekosistem informasi yang sehat melalui berbagai program literasi digital dan keterbukaan informasi publik. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, media, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kualitas ruang digital.

 

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menilai perkembangan media siber di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir berlangsung sangat pesat. Namun, peningkatan jumlah media harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dan profesionalisme.

 

Menurut Teguh, tantangan terbesar media saat ini bukan lagi soal kuantitas, melainkan bagaimana membangun kepercayaan publik melalui produk jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan bertanggung jawab.

 

“Saat ini jumlah media siber terus bertambah. Tantangannya bukan pada banyaknya media, tetapi bagaimana menghadirkan media yang profesional, terpercaya, dan menyajikan informasi yang akurat bagi masyarakat. JMSI berkomitmen mendorong tumbuhnya media siber yang berkualitas dan berkelanjutan,” katanya.

 

 

 

Ia menjelaskan, JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber akan terus mendorong anggotanya untuk meningkatkan tata kelola perusahaan pers, memperkuat kompetensi jurnalistik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.

 

Selain pelantikan pengurus, kegiatan tersebut juga diisi dengan FGD yang menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi media, dan pemangku kebijakan. Diskusi membahas berbagai tantangan yang dihadapi media siber di era digital, mulai dari disrupsi teknologi, kecerdasan buatan (AI), keberlanjutan bisnis media, hingga upaya menjaga independensi dan kualitas informasi.

 

Pada kesempatan yang sama, JMSI Jawa Timur memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh, institusi, dan korporasi yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan daerah, keterbukaan informasi publik, serta keberlangsungan media siber yang berkualitas.

 

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif, Komunikatif, dan Humanis. Sherlita Ratna Dewi Agustin menerima penghargaan kategori Layanan Media Digital Terbaik, sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai meraih penghargaan Rumah Pendidikan Digital Terbaik.

 

Selain itu, SKK Migas Jabanusa menerima penghargaan sebagai Mitra Strategis Ketahanan Energi Nasional. Sedangkan PT AKR Corporindo Tbk memperoleh penghargaan sebagai Korporasi Pendukung Perkembangan dan Keberlanjutan Media Siber Berkualitas.

 

JMSI Jawa Timur juga memberikan penghargaan khusus (Special Award) kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Tokoh Keterbukaan Media Pers. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen dan dukungannya terhadap keterbukaan informasi publik, penguatan demokrasi, serta pengembangan inovasi digital di Jawa Timur.

 

Melalui kepengurusan baru periode 2025–2030, JMSI Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat peran media siber sebagai pilar demokrasi yang profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan publik. Organisasi ini juga diharapkan menjadi wadah penguatan perusahaan pers yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga kualitas informasi di tengah transformasi digital yang terus berkembang. (ivan)