15 Ribu Scooterist Ramaikan Madiun, Rolling Thunder Gagak Rimang Angkat Wisata Religi dan Ekonomi Lokal

komunitas | 30 Mei 2026 07:54

15 Ribu Scooterist Ramaikan Madiun, Rolling Thunder Gagak Rimang Angkat Wisata Religi dan Ekonomi Lokal
Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun ikut memeriahkan kegiatan Rolling Thunder Gagak Rimang keliling Kota Madiun. (dok jatimpos)

MADIUN, PustakaJC.co – Ribuan pecinta Vespa dari berbagai daerah di Indonesia memadati Kota Madiun dalam kegiatan Rolling Thunder Jambore Nasional Vespa dan peringatan 25th Anniversary Black Scooter Gagak Rimang, Jumat, (29/5/2026).

 

Sekitar 15.000 scooterist mengikuti konvoi yang dimulai dari Balai Kota Madiun dan menyusuri sejumlah destinasi wisata religi serta situs bersejarah, seperti Wisata Makam Kuncen dan Makam Kuno Taman. Dilansir dari jatimpos.co, Sabtu, (30/5/2026).

 

Konsep touring yang memadukan otomotif, religi, dan sejarah mendapat apresiasi dari para peserta. Salah satunya Sakti Ari Seno, mantan gitaris Sheila On 7, yang mengaku memperoleh pengalaman berbeda dibanding kegiatan Vespa pada umumnya.

 

“Buat saya sangat berkesan. Ini naik Vespa dari masjid ke masjid, bersilaturahmi dengan orang-orang saleh. Pertama ke Makam Kuncen, lalu ke Makam Kuno Taman. Ini pengalaman pertama saya,” ujar Sakti.

 

 

 

Menurutnya, Rolling Thunder di Kota Madiun tidak hanya menjadi ajang berkumpul para pecinta Vespa, tetapi juga menghadirkan nilai spiritual dan budaya yang kuat.

 

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, mengatakan kegiatan komunitas berskala nasional tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 

“Teman-teman Gagak Rimang menghadirkan event yang mampu menarik orang datang ke Kota Madiun. Ini sesuai cita-cita pemerintah kota untuk menjadikan Madiun sebagai kota pariwisata,” katanya.

 

Bagus menilai kehadiran ribuan peserta selama tiga hari pelaksanaan kegiatan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, UMKM, hingga pusat oleh-oleh.

 

“Event ini sangat bermanfaat bagi pelaku ekonomi lokal. Saya yakin dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 

 

 

Sementara itu, Ketua Panitia Rolling Thunder Gagak Rimang, Agus Panca, menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan antar-scooterist dari seluruh Nusantara.

 

“Kita satukan semangat kebersamaan melalui kegiatan ini. Satu Vespa, satu saudara,” tegasnya.

 

Rangkaian Rolling Thunder berakhir di Stadion Wilis sebagai lokasi puncak perayaan 25 tahun Black Scooter Gagak Rimang. Berbagai hiburan komunitas, temu anggota, dan kegiatan kebersamaan menutup acara dengan meriah.

 

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata, budaya, dan penggerak ekonomi daerah yang memperkenalkan Kota Madiun kepada masyarakat luas. (ivan)