PKW Smart Center Pasuruan Cetak Wirausaha Kuliner Muda Siap Go Digital

komunitas | 26 Mei 2026 07:55

PKW Smart Center Pasuruan Cetak Wirausaha Kuliner Muda Siap Go Digital
Peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 bidang Tata Boga di LKP Smart Center Kota Pasuruan. (dok jatimpos)

PASURUAN, PustakaJC.co – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Smart Center Kota Pasuruan menggelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 dengan fokus pelatihan tata boga dan pengembangan usaha kuliner bagi generasi muda.

 

Program yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI itu diikuti 17 peserta berusia 17 hingga 25 tahun. Para peserta menjalani pelatihan intensif selama 150 jam yang mencakup keterampilan memasak, pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran kuliner. Dilansir dari jatimpos.co, Selasa, (26/5/2026).

 

Pimpinan LKP Smart Center Kota Pasuruan, Latiefah Bachmid, mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan memasak, tetapi juga membangun mental kewirausahaan peserta agar siap bersaing di dunia usaha.

 

“Peserta didik diberikan materi terkait kemampuan dasar yang menjadi bekal penting calon wirausahawan. Fokus utama kami adalah pengembangan keterampilan praktis di bidang tata boga,” ujar Latiefah, Senin, (25/5/2026).

 

 

Ia menjelaskan, peserta juga mendapatkan materi manajemen usaha kuliner, pemasaran online dan offline, penyusunan laporan keuangan sederhana, hingga pembuatan menu kekinian yang memiliki nilai jual di pasar.

 

Menurut Latiefah, seluruh peserta nantinya akan difasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan didampingi dalam kerja sama dengan platform digital layanan pesan antar makanan.

 

“Setelah NIB selesai, peserta nantinya akan memiliki akun GoFood masing-masing. Jadi setelah lulus, mereka sudah siap menjalankan usaha secara online maupun offline,” katanya.

 

Selain pelatihan, peserta juga memperoleh bantuan sarana usaha sebagai modal awal, mulai dari meja kerja, perlengkapan memasak, booth jualan, payung usaha, hingga bahan baku sesuai kebutuhan usaha.

 

 

 

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Imam Ahmad Zamroni, menyebut program PKW menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kerja dan mencetak wirausaha muda mandiri di daerah.

 

“Teman-teman di sini adalah orang-orang terpilih yang telah melewati beberapa tahap seleksi. Gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas pengalaman,” ujar Imam.

 

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha kuliner baru yang kreatif, mandiri, dan siap memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar usahanya. (ivan)