Ratusan Pengemudi Ojol Kembali Demo di Surabaya, Ini Titik Aksi dan Rute Konvoi Massa

komunitas | 20 Mei 2026 21:47

Ratusan Pengemudi Ojol Kembali Demo di Surabaya, Ini Titik Aksi dan Rute Konvoi Massa
Rombongan driver ojol kembali menggelar aksi demonstrasi di Surabaya. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) kembali turun ke jalan untuk menggelar aksi demonstrasi di Surabaya, Rabu (20/5/2026). Sejak pagi, massa mulai berkumpul di frontage road (FR) sisi barat Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar Bundaran Cito.

“Kami menyiapkan pengamanan dan menempatkan personel di simpul-simpul jalan yang akan dilalui peserta aksi, mulai dari titik kumpul di Bundaran Waru arah Surabaya,” ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya. Demikian dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com, Rabu (20/5/2026).

Aksi tersebut mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polrestabes Surabaya. Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama yang dilalui peserta aksi.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, pihaknya telah menempatkan personel di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Bundaran Waru sebagai pintu masuk menuju Kota Surabaya.

Titik Tujuan Aksi Ojol

Setelah berkumpul di Jalan Ahmad Yani, massa dijadwalkan bergerak menuju sejumlah instansi di Surabaya, antara lain:

  1. Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
  2. Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur
  3. Markas Polda Jawa Timur
  4. Gedung DPRD Jawa Timur

Rute yang Dilalui Massa

Iring-iringan peserta aksi diperkirakan melintasi sejumlah jalan protokol, yakni:

  1. Jalan Ahmad Yani
  2. Jalan Wonokromo
  3. Jalan Darmo
  4. Jalan Urip Sumoharjo
  5. Jalan Basuki Rahmat
  6. Jalan Embong Malang
  7. Jalan Blauran
  8. Jalan Bubutan
  9. Jalan Indrapura

Polisi akan mengawal seluruh rangkaian aksi hingga ke lokasi tujuan. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan apabila kondisi di lapangan memerlukan.

Galih mengimbau masyarakat yang hendak melintas di jalur tersebut untuk memilih rute alternatif guna menghindari kemacetan.

Aksi demonstrasi pengemudi ojol ini diperkirakan berdampak pada arus lalu lintas di sejumlah ruas utama Kota Surabaya hingga siang hari. (frchn)