Khofifah Dorong Sinergi Riset Barat-Timur, Alumni UNAIR Diminta Tak Biarkan Daerah Tertinggal

komunitas | 19 April 2026 17:35

Khofifah Dorong Sinergi Riset Barat-Timur, Alumni UNAIR Diminta Tak Biarkan Daerah Tertinggal
Ketua Umum IKA UNAIR, Khofifah Indar Parawansa.

MAKASSAR, PustakaJC.co – Ketua Umum IKA UNAIR yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya sinergi riset dan konektivitas pembangunan Indonesia Barat dan Timur berbasis prinsip no one left behind.

 

Hal itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) IV IKA UNAIR Sulawesi Selatan di The Rinra Makassar, Kamis, (16/4/2026).

 

“Sinergi menjadi kata kunci. Konektivitas Barat dan Timur harus terbangun kuat, inklusif, dan berbasis riset, sehingga tidak ada yang tertinggal,” tegas Khofifah.

 

 

Menurutnya, peran IKA UNAIR kini semakin strategis sebagai jembatan kolaborasi lintas wilayah, terutama dalam membangun ekosistem riset dan data yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.

 

Dalam konteks kawasan timur, Khofifah menyoroti pentingnya peran Universitas Hasanuddin sebagai mitra strategis dalam penguatan kolaborasi akademik, riset, dan inovasi.

 

“Kolaborasi antara PTN, PTS, serta sektor publik harus terus diperkuat. Ini fondasi penting untuk pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan,” jelasnya.

 

 

Sebagai contoh, Khofifah memaparkan capaian Jawa Timur yang lahir dari sinergi multipihak. Di sektor pendidikan, Jatim menjadi provinsi dengan jumlah siswa SMA/SMK terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes selama tujuh tahun berturut-turut.

 

“Ini hasil kolaborasi terstruktur antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah,” katanya.

 

Di sektor pertanian, Jawa Timur disebut telah mencapai kedaulatan pangan melalui integrasi riset, pendampingan petani, hingga kebijakan publik.

 

Sementara itu, sektor peternakan dan perikanan juga menunjukkan kinerja positif, salah satunya didukung oleh keberadaan Balai Besar Inseminasi Buatan sebagai pusat pengembangan bibit unggul ternak.

 

“PR kita jelas: SDM, SDM, dan SDM. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah harus diperkuat untuk menyiapkan SDM unggul dan kompetitif,” tegasnya.

 

 

Pada kesempatan itu, Khofifah juga mengucapkan selamat kepada Andi Marhamah yang terpilih sebagai Ketua IKA UNAIR Sulsel periode 2025–2030.

 

Ia berharap Muswil ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring alumni dan mendorong kolaborasi riset lintas wilayah yang berdampak pada pembangunan inklusif.

 

“Dengan sinergi, kita bisa tumbuh bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama,” pungkasnya. (ivan)