Menuju Satu Abad Gontor, Beragam Agenda Besar Digelar hingga September 2026

bumi pesantren | 04 Juni 2026 08:20

Menuju Satu Abad Gontor, Beragam Agenda Besar Digelar hingga September 2026
Suasana Pondok Modern Darussalam Gontor di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Rabu, (3/6/2026). (dok tribun)

PONOROGO, PustakaJC.co – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo bersiap menyambut momentum bersejarah satu abad perjalanan lembaganya pada September 2026. Berbagai agenda berskala nasional telah disusun dan akan digelar secara bertahap mulai Juni hingga September mendatang.

 

Pimpinan PMDG Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, mengatakan peringatan 100 tahun Gontor bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang pondok dalam mendidik umat dan mengabdi kepada Allah SWT. Dilansir dari tribunnews.com, Kamis, (4/6/2026).

 

“Kita seperti ini karena Allah, kita berubah seperti ini karena Allah, dan semua yang kita lakukan untuk Allah. Oleh karena itu, 100 tahun Gontor ini bukanlah perayaan, melainkan peringatan. Jika sudah ingat kepada Allah, barulah kita benar-benar bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya,” ujarnya, Rabu, (3/6/2026).

 

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Super Copa 100 Tahun Gontor yang berlangsung sejak akhir Mei hingga 28 Juni 2026. Turnamen olahraga tersebut melibatkan berbagai klub dari sejumlah daerah dan telah menghadirkan laga persahabatan melawan Timnas All Star pada 31 Mei lalu.

 

Pada 6 Juni 2026, PMDG Gontor akan menggelar pertunjukan wayang kulit yang menghadirkan dalang muda Ki Bayu Aji. Acara budaya itu juga dimeriahkan oleh Cak Komet dan Cak Yudho yang dikenal dengan lawakan khas Jawa.

 

Selanjutnya, pada 8 Juni 2026 akan digelar Tabligh Akbar yang menghadirkan sejumlah dai nasional, antara lain Ustadz Abdul Somad, Ustadz Das’ad Latif, Ustadz Luqmanul Hakim, dan Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar. Kegiatan tersebut akan semakin semarak dengan penampilan grup musik religi El Corona.

 

Memasuki Agustus 2026, berbagai agenda akademik dan ekonomi akan digelar. Salah satunya Forum Ekonomi dan Bisnis yang mempertemukan para alumni, akademisi, pengusaha, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas penguatan ekonomi umat dan kemandirian pesantren.

 

 

Selain itu, akan berlangsung Darussalam Annual Symposium Series (DASS), sebuah forum ilmiah yang menghadirkan para pakar, peneliti, dan alumni Gontor dari berbagai bidang keilmuan. Forum ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan serta memperkuat kontribusi pesantren dalam menjawab tantangan zaman.

 

Rangkaian peringatan juga akan dimeriahkan dengan Festival Kaligrafi Internasional yang menampilkan karya-karya kaligrafer dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Gontor dalam mengembangkan seni dan budaya Islam.

 

Puncak peringatan satu abad PMDG Gontor dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026. Agenda utama meliputi resepsi kesyukuran 100 tahun Gontor, reuni akbar alumni, hingga dialog kebangsaan yang menghadirkan tokoh-tokoh alumni dari berbagai profesi dan bidang pengabdian.

 

Momentum satu abad ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah panjang Gontor, tetapi juga memperkuat komitmen pondok dalam melahirkan generasi berakhlak, berilmu, dan siap memberikan kontribusi bagi bangsa serta umat di masa depan. (ivan)