Arsad menegaskan, pilihan berpuasa atau tidak saat safar kembali pada kondisi masing-masing. Jika kuat, berpuasa lebih utama. Namun jika lelah atau berisiko, tidak berpuasa justru lebih dianjurkan.
Ia juga mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri dan memanfaatkan fasilitas seperti masjid di jalur mudik untuk beristirahat.
Intinya, Islam memberi keringanan bagi musafir, namun tetap menekankan keseimbangan antara ibadah dan kondisi fisik, serta menjaga adab selama Ramadan. (ivan)