Ajaran yang Mengundang Polemik
Dalam catatan Muhammad bin Abdul Karim as-Syahrastani, Jahmiyah memiliki sejumlah ajaran yang berbeda tajam dari arus utama:
- Menolak sebagian sifat Allah karena dianggap menyerupai makhluk
- Meyakini manusia tidak punya kehendak bebas (fatalisme total)
- Menganggap Al-Qur’an sebagai makhluk
- Menyatakan surga dan neraka tidak kekal
- Menilai iman cukup di hati, meski lisan mengingkari
Ajaran-ajaran ini kemudian berkembang dari pemikiran gurunya, Ja’d bin Dirham, yang disebut sebagai orang pertama yang menyatakan Al-Qur’an adalah makhluk.