Pada 1912, panti asuhan tersebut dipindahkan ke lokasi lain. Gedung kemudian beralih fungsi menjadi tempat pertunjukan seni dan teater yang menjadi pusat hiburan masyarakat Eropa yang bermukim di Surabaya kala itu.
Bangunan bergaya arsitektur neo-klasik tersebut dikenal memiliki pilar-pilar besar di bagian depan dan ruang interior yang luas. Kemegahannya menjadikan gedung ini sebagai salah satu bangunan penting di kawasan Surabaya Lama.
“Arsitekturnya neo-klasik, tampak megah dari luar dan sangat luas di bagian dalam,” katanya.