SURABAYA, PustakaJC.co – Implementasi pembayaran parkir digital di kawasan wisata Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, belum sepenuhnya menjadi pilihan utama bagi pengunjung. Meski telah disediakan sistem non-tunai melalui pemindaian QRIS, mayoritas masyarakat masih cenderung menggunakan uang tunai saat membayar parkir. Minggu, (19/4/2026).
Sejumlah pengunjung mengaku bahwa kebiasaan menjadi faktor utama tetap digunakannya metode pembayaran konvensional tersebut. Selain itu, kepraktisan dinilai lebih tinggi karena tidak perlu membuka aplikasi di ponsel. Demikian dilansir dari jatim.tribunnews.com, Minggu, (19/4/2026).
Salah satu pengunjung, Muhammad Fachrul Misbah (24), menyampaikan bahwa dirinya selalu menyiapkan uang receh untuk kebutuhan parkir. Menurutnya, penggunaan pembayaran digital hanya dilakukan dalam kondisi tertentu, seperti saat tidak memiliki uang tunai.
“Kalau pakai QRIS harus buka aplikasi dulu, jadi agak ribet. Tunai lebih cepat,” ujarnya saat ditemui di kawasan Tunjungan, Jumat (17/4/2026).
Terkait
4 minggu yang lalu
Gold Cafe Gresik, Nongkrong Santai dengan View Kota dari Atas Bukit
3 minggu yang lalu
Lewat Patroli Udara, Kapolda Jatim Jaga Arus Balik Tetap Kondusif
2 minggu yang lalu
Rekomendasi Lima Cafe Hits di Gresik, Dari View Bukit hingga Nuansa Kolonial