Dari dua peristiwa tersebut, muncul adanya dugaan arwah para korban kerja paksa hingga peristiwa Petrus ini bergentayangan dan menghantui siapapun yang melintasi Jalur Alas Roban.
Tidak heran banyaknya kecelakaan yang dialami para pengemudi saat melintas jalur angker ini dihubungkan dengan cerita mistis. Kecelakaan lalu lintas ini dianggap sebagai tumbal atau bentuk balas dendam arwah-arwah penasaran dari korban tersebut.
Namun sebenarnya kecelakaan yang kerap terjadi di Alas Roban ini bisa dijelaskan secara logika dan tidak berkaitan dengan label angker. Pasalnya jalur Alas Roban memiliki kontur jalan yang sangat curam dengan banyak tikungan serta turunan tajam.
Selain itu, jalur ini minim dengan fasilitas penerangan. Sehingga saat malam hari, pengemudi harus menyalakan lampu sorot jarak jauh. Karena itu secara teknis, hal tersebut sangat berbahaya.
Maka dari itu, tidak heran banyak kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di jalur Alas Roban. Kemungkinan hal ini disebabkan keteledoran sopir atau pengendara saat mengemudi yang tidak memperhatikan kecepatan kendaraan.