Akhirnya ketika sedang naik tangga yang jumlahnya ratusan itu, Dr Adam harus cepat-cepat turun kembali. Ketika seorang petugas mengabarkan berita duka kepadanya.
"...Karena anaknya baru saja mengalami kecelakaan serius dan dia harus segera datang ke tempat kecelakaan. Suatu musibah, bagaimana pun telah menyebabkan Adam tak sampai di atas," terang Sri Sultan.
Setelah Kemerdekaan RI tahun 1945, suatu hari seorang komandan tentara meminta izin kepada Sri Sultan HB IX agar memberi rekomendasi tempat untuk pertemuan para kiai. Sultan kemudian menunjuk wilayah sekitar Ambarukmo.
Setelah itu, di antara para kiai itu mengatakan kepada Sultan bahwa dirinya mendapat wisik agar memberikan dua kali pengurbanan demi keselamatan Republik ini.
Pengurbanan pertama, menurut Ngarso Dalem adalah dua ekor ayam jago kembar berjalu (susuh atau taji) kuning yang ditempatkan di barat daya keraton.