Selain itu, sekolah juga diproyeksikan memperoleh tambahan dukungan sekitar Rp781 juta dari pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
“Ruang kelas itu adalah ruang untuk membangun harapan. Ruang kelas untuk membangun penguatan semangat anak-anak tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya.
Menurut Khofifah, pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM untuk memanfaatkan bonus demografi yang saat ini tengah berlangsung. Ia mengingatkan bahwa masa bonus demografi harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebelum Indonesia memasuki fase Indonesia Emas 2045.
“SDM itu kebutuhan kita semua sebagai sebuah bangsa,” tegasnya.
Karena itu, penguatan sektor pendidikan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Khofifah mendorong generasi muda untuk memanfaatkan berbagai peluang pendidikan yang tersedia, termasuk program beasiswa dan kerja sama pendidikan internasional.