Selain meningkatnya jumlah lansia, pertumbuhan penduduk di Jawa Timur juga tercatat melambat. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan penduduk berada di angka 0,73 persen per tahun dengan rasio ketergantungan mencapai 44,35.
Menurut Herum, perlambatan tersebut dipengaruhi oleh terus menurunnya angka kelahiran. Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2025, Total Fertility Rate (TFR) Jawa Timur tercatat sebesar 1,95.
“Angka Kelahiran Total atau TFR Provinsi Jatim terus menunjukkan penurunan. TFR hasil Supas 2025 sebesar 1,95 menunjukkan angka fertilitas yang rendah dan mempertegas transisi kependudukan menuju struktur penduduk menua,” jelasnya.