Perseroan menyampaikan bahwa pengangkatan ini sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 16 Mei 2025. Manajemen BSI juga menegaskan bahwa perubahan susunan komisaris ini tidak memengaruhi operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Dari sisi latar belakang, Addin Jauharudin dikenal aktif di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor yang merupakan badan semi otonom Nahdlatul Ulama. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor periode 2024–2029.
Karier organisasinya dimulai sejak masa mahasiswa, termasuk pernah memimpin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sebagai Ketua Umum periode 2011–2013. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman di sejumlah perusahaan milik negara, seperti menjadi komisaris di PT Garam, PT Pos Indonesia, dan PT Waskita Karya.