DPRD Dukung BPBD Jatim Kembangkan Desa Tangguh Bencana

pemerintahan | 16 Juli 2026 18:16

DPRD Dukung BPBD Jatim Kembangkan Desa Tangguh Bencana
Anggota DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas berfoto bersama jajaran BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Malang, serta unsur Forkopimcam Wajak yang terdiri dari TNI dan Polri usai kegiatan kegiatan penguatan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Ngembal, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. (dok kominfo)

 

Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Malang, hingga saat ini telah terbentuk sekitar 166 Desa Tangguh Bencana dari total sekitar 390 desa yang ada di Kabupaten Malang. Capaian tersebut dinilai menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi risiko bencana.

 

Meski demikian, Puguh menilai program tersebut masih perlu diperluas mengingat tingginya tingkat kerawanan bencana di berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Malang.

 

“Jawa Timur merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu, pembentukan Destana harus terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi kebencanaan,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengurangan risiko bencana membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, dan warga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan mitigasi bencana.

 

“Kolaborasi aktif seluruh unsur sangat penting. Ketika masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan menghadapi bencana, maka dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” jelasnya.