Khofifah menegaskan bahwa perdamaian harus dimulai dari diri sendiri sebelum diwujudkan dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Ia menilai Jawa Timur selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi, gotong royong, dan kehidupan harmonis di tengah keberagaman.
Karena itu, semangat Waisak diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, dan merawat kerukunan sebagai modal penting pembangunan.
“Perdamaian bukan hanya ketiadaan konflik, tetapi hadirnya rasa saling menghormati, saling memahami, dan saling membantu dalam kehidupan bersama,” katanya.